Rabu, 14 November 2007

Bercita-cita Beramal Baik, Berpahala




Qaala Rasulullahi Saw :
'Qaalallaahu Ta'aalaa : 'Idzaa Hamma 'Abdii Bihasanatin Walam Ya malihaa Katabtuhaa Lahu Hasanatan, Fa :In 'Amilahaa Katabtuhaa Lahu 'Asyara Hasanaatin Ilaa Sab'imi :Ati Dhi fin, Wa Idzaa Hamma Bisiyyi : Atin Walam Ya'malhaa Lam Aktubhaa 'Alaihi, Fa : In : Amalahaa Katabtuhaa Alaihi Sayyi :Atan Waahidatan

Artinya :
Sabda Rasulullah Saw :
"Firman Allah Swt : Apabila hambaku bercita-cita dalam hatinya untuk berbuat baik tetapi tidak dikerjakannya, aku (Allah Swt) tulis sebagai suatu kebaikan, maka jika dikerjakannya, aku tulis amalnya dengan sepuluh sampai tujuh ratus ganda. Dan apabila dia bercita-cita memperbuat suatu kejahatan tetapi tidak dilaksanakannya, aku tidak menulisnya atas kejahatan itu, maka jika ia mengerjakan kejahatan itu, aku tulis amal jahatnya sebagai satu kejahatan " (HR. Syaikani dari Abu Hurairah).
Penjelasan :
Amal Shaleh, atau amalan yang baik, adalah amalan yang diperintahkan oleh Alloh dan Rasulnya, yang bagi barang siapa mengerjakannya, berhak ia menempati syurga, karena dengan amal shaleh yang dilaksanakannya dengan iklas karena Allah itu pahalanya dilipatgandakan oleh Allah.
Tapi apabila seorang hamba Allah berkehendak atau bercita-cita ingin melaksanakan suatu amal kebaikan, namun belum dapat dilaksanakan, tetap dicatat sebagai suatu kebaikan, kalau dilaksanakan, dicatat berlipat ganda, sepuluh sampai tujuh ratus pahalanya, tergantung mutu amalnya menurut penilaian Allah Swt.
Yang dimaksud cita-cita, bukan sekedar cita-cita dalam bentuk angan-angan kosong, tapi benar-benar bercita-cita dari lubuk hati seorang mukmin dengan niatnya ingin beramal shaleh.
Amal jahat, adalah suatu perbuatan yang harus dijauhi dan dilarang, Barang siapa berniat berlaku jahat tapi tak dilaksanakan, belum dicatat sebagai suatu kejahatan. Kejahatan seorang baru dicatat setelah ia melakukannya, itu pun hanya sebagai suatu kejahatan.
Demikian sifat dari Rahman dan Rahim Allah kepada hambanya, agar supaya manusia mau mengabdi kepadanya.

diambil dari :
( Drs. H.A. MUSTAFA-150 HADIST-HADIST PILIHAN-AL IKHLAS SURABAYA)

Tidak ada komentar: